No.
Nama Patung
Ciri Patung
Bahan Pembuatan
Makna
Fungsi
1.
Mate Ore
Warnanya putih, panjangnya + 10 cm, bagian kepala hanya dibuat seadanya dan tidak detail.
Tepung tawar, tepung beras.
Melambangkan tubuh manusia yang tidak berdaya.
Menggantikan tubuh pasien yang sakit.
2.
Sepatukng Belimay
Bagian bibir diberi warna merah, mengenakan baju dan ulaap, lebih mirip perempuan.
Terbuat dari kayu draya.
Melambangkan salah satu roh jahat bernama Belimay (salah satu jenis hantu Banci).
Menenangkan roh jahat (Belimay), menjadi tubuh dari roh jahat tersebut sehingga tidak mengganggu tubuh manusia.
3.
Sepatukng pegah
Ukurannya sebesar betis orang dewasa, bagian kepalanya adalah bagian pangkal pisang (bagian akar) dibuat mata dan mulut, tidak memiliki tangan dan kaki.
Batang pisang.
·        Melambangkan tubuh pasien (orang yang dibeliatn).
·        Melambangkan roh halus yang tidak diketahui namanya.
·        Patung yang dibanting.
·       Menjadi pengganti tubuh pasien yang akan ditukar dengan hewan yang akan dikurbankan.
·       Menghilangkan “kecemburuan” dari roh halus yang mungkin tidak diketahui sehingga dia tidak mengganggu manusia.
4.
Sepatukng Nyahuq/Ternaak/
Poteek
Ukurannya sebesar ibu jari kaki orang dewasa dengan panjang + 25cm, bagian tangannya hanya diraut sedangkan bagian lainnya hanya dibuat dengan sekali Poteek (sekali tebasan dengan parang).
Kayu sembarang, kayu apa saja boleh.
·        Melambangkan salah satu roh bernama Nyahuq.
·        Patung yang dibuat hanya dengan dipoteek.
Menggantikan tubuh manusia sehingga kesialan yang disebabkan oleh roh yang bernama Nyahuq tidak dialami manusia melainkan pindah ke patung tersebut.
5.
Sepatukng Tuajaaq
Kepalanya runcing, mengenakan cawat dan laukng, lebih mirip laki-laki, panjangnya + 30 cm dengan diameter + 4 cm.
Kayu draya.
Melambangkan salah satu roh jahat yang bernama Tuajaaq.
Menggantikan tubuh manusia sehingga penyakit yang disebabkan roh jahat yang bernama Tuajaaq dikembalikan kepada roh jahat tersebut.
6.
Sepatukng Bengkanaaq
Patung memegang kelebeet di tangan kiri dan parang di tangan kanannya, ukuran panjangnya + 30 cm dengan diameter + 4 cm.
Kayu lelutukng.
Melambangkan roh jahat yang bernama Bengkanaaq.
Menggantikan tubuh manusia sehingga penyakit yang disebabkan roh jahat yang bernama Bengkanaaq dikembalikan kepada roh jahat tersebut.
7.
Sepatukng Touq Tawaai
Ukurannya + sebesar ibu jari tangan orang dewasa dengan panjang + 5 cm, tidak memiliki tangan dan kaki, bagian kepala hanya dibuat mata dan mulut saja, warnanya hijau (karena bahan pembuatannya).
Touq tawaai.
Melambangkan kesembuhan dan pembersihan diri dari kemalangan.
Dalam upacara beliatn sentiyu Sepatukng Touq Tawaai berfungsi untuk tempat dari kesialan manusia dan segala sakit penyakit (kesialan dan sakit penyakit manusia dipindahkan ke dalam patung).
8.
Sepatukng Tujaakng
Panjangnya + 30 cm dengan diameter + 4 cm, bentuknya hampir sama dengan Sepatukng Tuajaaq tetapi Sepatukng Tujaakng kepalanya rata tidak diruncingkan.
Kayu lelutukng.
Melambangkan roh yang bernama Tujaakng.
Fungsi Sepatukng Tujaakng sebagai sampan raja banci. Menjadi “kendaraan” raja banci.
9.
Sepatukng Juti
Bagian wajah sedikit cekung, ukurannya hampir sama dengan Sepatukng Tujaakng, panjangnya + 30 cm dengan diameter + 4 cm.
Kayu lelutukng.
Melambangkan tubuh pasien yang sakit.
Menangkap Juus manusia yang terlepas dan mengembalikan kepada tubuhnya.
10.
Sepatukng Banci
Mirip dengan wanita, memiliki payudara, bagian kepala dibuat lebih detail (seolah memiliki rambut), panjangnya + 25 cm dengan diameter + 8 cm.
Kayu lelutukng.
Melambangkan roh jahat yang bernama Banci.
Menggantikan tubuh manusia sehingga penyakit yang disebabkan roh jahat yang bernama Banci dikembalikan kepada roh jahat tersebut.
11.
Sepatukng Timaang
Mirip dengan macan dahan, namun ukurannya jauh lebih kecil, diberi corak warna merah dan hitam, panjangnya hanya sekitar 15 cm.
Kayu lelutukng.
Melambangkan roh yang bernama Timaang.
Menjadi tubuh Timaang sehingga tidak mengganggu tubuh manusia, selain itu penyakit yang disebabkan roh yang bernama Timaang dikembalikan kepada roh tersebut.
12.
Sepatukng Pepuluq
Mirip dengan burung, ada yang hanya dibuat pipih namun adapula yang dibuat sangat mirip dengan burung. Ukurannya ada yang 5 cm hingga 10 cm.
Kayu lelutukng.
Melambangkan tubuh manusia.
“Menipu” roh jahat agar tidak mengganggu tubuh manusia yang asli.
13.
Sepatukng Boruk
Mirip dengan monyet (Boruk).
Kayu lelutukng.
Melambangkan sifat buruk.
Sebagai tempat untuk memindahkan penyakit/sifat buruk manusia.

0 Comments:

Posting Komentar



Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda